Kalkulator Konversi Desimal, Biner, Oktal, Hexadesimal
<;
Kalkulator Konversi Desimal, Biner, Oktal, Hexadesimal online ini berguna untuk membantu siswa SMK jurusan TKJ, RPL, MM dan Teknik elektronika kelas 10 dalam mengkonversi sistem bilangan desimal, biner, oktal, dan heksadesimal dengan mudah.
Menghitung konversi bilangan desimal ke biner, konversi bilangan desimal ke oktal, dan konversi bilangan desimal ke hexadesimal secara manual telah saya sampaikan dalam beberapa artikel terdahlu. Masalahnya, ternyata tidak mudah juga menyelesaikan tugas-tugas konversi antar sistem bilangan.
Sehingga dengan adanya aplikasi kalkulator konversi sistem bilangan yang sederhana ini, akan sangat membantu siswa-siswi SMK TKJ,RPL,MM dan TEI dalam memececahkan masalah perhitungan sistem bilangan, terutama digunakan sebagai bahan pembanding apakah hasil yang diperoleh melalui konversi manual sama dengan konversi kalkulator.
Klik view raw untuk dapat mengkopi script kalkulator konversi sistem bilangan ini. Semoga bermanfaat ya ges!.

Kalkulator Konversi Desimal, Biner, Oktal, Hexadesimal
Cara menggunakan aplikasi Kalkulator Konversi sistem bilangan Online di bawah ini cukup mudah.- Jika anda akan mengkonversi bilangan, misal bilangan Desimal, maka cukup ketik di kolom Bilangan Desimal, dan ajaibnya secara otomatis akan di konversi ke semua sistem bilangan oleh aplikasi ini.
- Untuk sistem bilangan lain, silahkan dicoba saja. Mudah 'kan?
Syarat dan ketentuan menggunakan Kalkulator Konversi sistem bilangan
Untuk mendapatkan akurasi perhitungan yang tepat, sebelum menginputkan angka yang akan dikonversi, ketahuilah beberapa hal berikut ini.- Sistem bilangan Desimal, memiliki 10 simbol angka dimulai dari 0,1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9. Silahkan inputkan angka maksimumnya dengan benar. Contoh: 1999 -> angka 9 maksimum.
- Sistem bilangan Oktal, memiliki 8 simbol angka dimulai dari 0,1,2,3,4,5,6,dan 7. Silahkan inputkan angka maksimumnya dengan benar. Contoh: 7777 -> angka 7 maksimum, karena tidak ada angka 8.
- Sistem bilangan Heksadesimal, memiliki 16 simbol angka dimulai dari 0,1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9 dilanjut A,B,C,D,E,F. Silahkan inputkan angka maksimumnya dengan benar. Contoh: 7FFF -> simbol F maksimum.
- Sistem bilangan Biner, memiliki 2 simbol angka dimulai dari 0 dan 1. Silahkan inputkan angka maksimumnya dengan benar. Contoh: 1111 -> angka 1 maksimum.
- Untuk sistem bilangan lain, silahkan dicoba saja. Mudah 'kan?
Menghitung konversi bilangan desimal ke biner, konversi bilangan desimal ke oktal, dan konversi bilangan desimal ke hexadesimal secara manual telah saya sampaikan dalam beberapa artikel terdahlu. Masalahnya, ternyata tidak mudah juga menyelesaikan tugas-tugas konversi antar sistem bilangan.
Sehingga dengan adanya aplikasi kalkulator konversi sistem bilangan yang sederhana ini, akan sangat membantu siswa-siswi SMK TKJ,RPL,MM dan TEI dalam memececahkan masalah perhitungan sistem bilangan, terutama digunakan sebagai bahan pembanding apakah hasil yang diperoleh melalui konversi manual sama dengan konversi kalkulator.
Kode pemrograman html dan javascript: Kalkulator Konversi Desimal, Biner, Oktal, Hexadesimal
This file contains bidirectional Unicode text that may be interpreted or compiled differently than what appears below. To review, open the file in an editor that reveals hidden Unicode characters.
Learn more about bidirectional Unicode characters
<div class="form-group"> | |
<label class="control-label"><b>Bilangan Desimal</b></label> | |
<div class="control-input"><input type="text" id="inpdes" class="form-control" onkeyup="sikatDes()"/> | |
</div></div> | |
<div class="form-group"> | |
<label class="control-label"><b>Bilangan Oktal</b></label> | |
<div class="control-input"><input type="text" id="inpokt" class="form-control" onkeyup="sikatOkt()" /> | |
</div></div> | |
<div class="form-group"> | |
<label class="control-label"><b>Bilangan Heksadesimal</b></label> | |
<div class="control-input"><input type="text" id="inphek" class="form-control" onkeyup="sikatHek()" /> | |
</div> | |
</div> | |
<div class="form-group"> | |
<label class="control-label"><b>Bilangan Biner</b></label> | |
<div class="control-input"> | |
<input type="text" id="inpbin" class="form-control" onkeyup="sikatBin()"/> | |
</div> | |
</div> |
This file contains bidirectional Unicode text that may be interpreted or compiled differently than what appears below. To review, open the file in an editor that reveals hidden Unicode characters.
Learn more about bidirectional Unicode characters
/*deklarasi | |
variabel input desimal (dst) yang diambil | |
dari elemen ID | |
*/ | |
inpDes = document.getElementById("inpdes"); | |
inpOkt = document.getElementById("inpokt"); | |
inpHek = document.getElementById("inphek"); | |
inpBin = document.getElementById("inpbin"); | |
/*fungsi sikat desimal | |
ambil nilai dari variabel input des, masukan ke variabel input | |
lalu variabel input di konversi ke nilai bilangan lain berdasar | |
pada fungsi converter() | |
*/ | |
function sikatDes() { | |
input = inpDes.value; | |
inpOkt.value = converter(input, 10, 8); | |
inpHek.value = converter(input, 10, 16); | |
inpBin.value = converter(input, 10, 2); | |
} | |
/*fungsi sikat oktal | |
ambil nilai dari variabel input okt, masukan ke variabel input | |
lalu variabel input di konversi ke nilai bilangan lain berdasar | |
pada fungsi converter() | |
*/ | |
function sikatOkt() { | |
input = inpOkt.value; | |
inpDes.value = converter(input, 8, 10); | |
inpHek.value = converter(input, 8, 16); | |
inpBin.value = converter(input, 8, 2); | |
} | |
/*fungsi sikat heksa | |
ambil nilai dari variabel input hek, masukan ke variabel input | |
lalu variabel input di konversi ke nilai bilangan lain berdasar | |
pada fungsi converter() | |
*/ | |
function sikatHek() { | |
input = inpHek.value; | |
inpDes.value = converter(input, 16, 10); | |
inpOkt.value = converter(input, 16, 8); | |
inpBin.value = converter(input, 16, 2); | |
} | |
/*fungsi sikat biner | |
ambil nilai dari variabel input biner, masukan ke variabel input | |
lalu variabel input di konversi ke nilai bilangan lain berdasar | |
pada fungsi converter() | |
*/ | |
function sikatBin() { | |
input = inpBin.value; | |
inpDes.value = converter(input, 2, 10); | |
inpOkt.value = converter(input, 2, 8); | |
inpHek.value = converter(input, 2, 16); | |
} | |
/*fungsi converter | |
konversi input dari string jadi angka (integer) supaya bisa dihitung | |
kalau input Not a Number (nan) kosongin | |
balikin hasil convert | |
*/ | |
function converter(input, from, to) { | |
convert = parseInt(input, from).toString(to); | |
if (convert == "NaN") { | |
convert = ""; | |
} | |
return convert; | |
} |
Comments
Post a Comment